Dimana Muara Hati

Oh Tuhan...

Haruskah benar-benar kuhentikan langkah untuk menggapainya

Untuk mengharapkannya,

Untuk membayangkannya,

Hati ini terlalu rapuh untuk mengingat semua tentangnya

Hati ini terlalu letih berharap dalam doa

Haruskah kuubah setiap titik haluan yang selalu mengikat namanya?

Haruskah kubiarkan desiran air pantai meninggalkan pesisir?

Hingga tak ada kutemukan tentangnya, lagi

Haruskah kutemukan segitiga bermuda?

Agar kutahu, bagaimana rasanya menghilang dalam pusaran air yang entah dimana akan bermuara

Layaknya perasaan ini yang entah akan sudah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Kita Berjarak 3 Meter

Aku Rindu Sayang-ku!

Still Into You