Bahagianya, Surat Kabarku

Diatas bukit inginku menulisnya

Senyuman bagai sentruman listrik yang menyambar

Teduh matanya yg membuatku selalu ingin melihat

Tak perlu angin tahu, cukup sama sama rasakan bahagiaku

Tak perlu burung ikut berkicau, nyanyikan saja irama indah tuk mengiringi kebahagiaanku

Namun, cakrawala waktu perlu tahu, agar ia bisa membantuku melupakannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Kita Berjarak 3 Meter

Aku Rindu Sayang-ku!

Still Into You