Mengapa?

Terkadang kumenangis melihat sekelilingku

Aku melihat, membandingkan, merasakan

Mengapa begitu berbeda

Mengapa begitu terasingkan

Mengapa Tuhan?

Mengapa aku tak ditakdirkan seperti mereka?

Mengapa aku selalu berada diposisi terpojokkan?

Mengapa bumi dan langit tak pernah berpihak kepadaku?

Mengapa tak ada satupun yang melihat keberadaanku?

Mengapa tak ada kata “adil” dalam kamus hidupku?

Mengapa?

Tidakkah kau melihat setiap derai air mata yang membasahi pipiku?

Setiap senyuman yang penuh kepalsuan

Setiap tawa yang penuh kesandiwaraan

Kebahagiaan yang tak semestinya..

Kebahagiaan yang memiliki tanda tanya..

Kebahagiaan yang menyembunyikan kerahasiaan

Kebahagiaan yang penuh kefanaan

Kebahagiaan seperti ini yang tak pernah kuinginkan

Kebahagiaan yang selalu menyayat hati hari demi hari

Kebahagiaan yang berdiri diatas kegelisahan…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Kita Berjarak 3 Meter

Aku Rindu Sayang-ku!

Still Into You